Sebelum menemukan jawaban tersebut, ketahui terlebih dahulu jika teh hijau berasal dari tanaman Camellia sinensis terkenal dengan sifatnya yang tidak difermentasi dan minim pengolahan.
Hal ini membuat teh hijau kaya antioksidan.
Baca Juga:
Belasan Nakes Pilih Tetap Bekerja Meski Tanpa Digaji Usai Dipecat Bupati Taput, Ini Alasannya
Selain itu, teh hijau dianggap sebagai salah satu jenis teh yang paling sehat karena memiliki kandungan kafein yang paling rendah.
Kandungan katekin dalam teh hijau yang berfungsi menurunkan tekanan darah, terutama pada individu dengan tekanan darah sistolik di atas 130 mm Hg.
Selain itu, sebuah penelitian menunjukkan bahwa katekin pada teh hijau dapat meningkatkan manajemen gula darah dan sensitivitas insulin.
Baca Juga:
Hadir di Indonesia, BrainEye Bakal Jadi Solusi Kesehatan Otak Berbasis Teknologi AI
Meskipun ada beberapa manfaat yang terkait dengan konsumsi teh hijau, penting untuk dicatat jumlah konsumsi hariannya.
Diketahui, ketika katekin dikonsumsi secara berlebihan, maka akan menyebabkan efek samping seperti sakit perut, keracunan hati, insomnia, ruam kulit, dan lonjakan tekanan darah.
Lalu berapa konsumsi teh hijau yang aman setiap harinya?