WAHANANEWS.CO, Jakarta - Sebuah laporan viral terkait hantavirus. Laporan itu mengatakan bahwa virus yang kini mewabah di kapal pesiar MV Hondius tersebut, merupakan efek samping dari vaksin Covid-19.
Mengutip Reuters Selasa (12/5/2026), ini terkait sebuah postingan luas tanggal 7 Mei di media sosial Facebook. Dibagikan tangkapan layar pengajuan Pfizer kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) pada tahun 2021 untuk mendapatkan lisensi biologis untuk vaksinnya.
Baca Juga:
Puan Maharani Minta Pemerintah Percepat Informasi dan Antisipasi Hantavirus
"Daftar efek samping vaksin Covid Pfizer termasuk infeksi paru-paru hantavirus!" kata unggahan itu.
Narasi tersebut juga dibagikan di X. Disebutkan juga soal bagaimana vaksin Covid mengandung hantavirus.
"Referensi tentang infeksi paru-paru hantavirus dalam dokumen Pfizer terdapat pada halaman keempat dari lampiran sembilan halaman, yang berjudul 'Daftar Kejadian Buruk yang Menarik Perhatian Khusus'," tulis Reuters lagi memuat postingan viral tersebut yang merujuk vaksin Pfizer-BioNTech.
Baca Juga:
Kasus Hantavirus di MV Hondius Jadi Alarm, Edy Wuryanto Soroti Risiko di Indonesia
Meski demikian perusahaan membantah postingan ini. Isi surat bukan konfirmasi bahwa vaksin tersebut menyebabkan infeksi paru-paru hantavirus, kata juru bicara Pfizer, dalam sebuah email.
"Dokumen tersebut sebenarnya mencantumkan setiap kejadian medis yang dialami seseorang selama periode studi antara Desember 2020, ketika vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech pertama kali diizinkan untuk penggunaan darurat, hingga 28 Februari 2021, terlepas dari apakah kejadian tersebut terkait dengan vaksin atau tidak," tambah juru bicara tersebut.
"Dokumen tersebut disusun menggunakan laporan sukarela melalui berbagai sistem pelaporan nasional, seperti Sistem Pelaporan Kejadian Buruk Vaksin (VAERS) di Amerika Serikat,' tegasnya.