"Lampiran, yang mencantumkan infeksi paru-paru hantavirus, mencakup setiap potensi kejadian medis yang akan dianggap penting oleh Pfizer jika terjadi selama periode studi."
Sebenarnya, Inggris memberikan izin pemasaran penuh untuk vaksin Pfizer pada akhir tahun 2022 setelah meninjau keamanan, kemanjuran, dan informasi lainnya. Termasuk daftar kejadian buruk yang diidentifikasi memiliki hubungan sebab akibat dengan vaksin tersebut.
Baca Juga:
Puan Maharani Minta Pemerintah Percepat Informasi dan Antisipasi Hantavirus
Kejadian buruk ini dipublikasikan, dalam tautan terbuka, yang dimuat pada brosur produk Pfizer. Hantavirus tidak disebutkan dalam tautan terbuka.
Intinya, tidak ada hantavirus dalam daftar bahan vaksin Covid Pfizer, yang sekarang disebut Comirnaty. Menurut situs web Pfizer, suntikan Comirnaty tidak mengandung virus hidup.
Sebelumnya, pada tanggal 7 Mei, wabah hantavirus di kapal pesiar berbendera Belanda telah menewaskan tiga orang. Kementerian kesehatan Afrika Selatan (Afsel) mengatakan pada tanggal 6 Mei bahwa strain hantavirus strain Andes diidentifikasi pada dua korban yang telah dievakuasi dari kapal ke negara tersebut.
Baca Juga:
Kasus Hantavirus di MV Hondius Jadi Alarm, Edy Wuryanto Soroti Risiko di Indonesia
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa strain Andes adalah satu-satunya hantavirus yang telah mengalami penularan dari manusia ke manusia. Penularan, ujar WHO, tetap jarang terjadi dan ketika terjadi, hal itu dikaitkan dengan "kontak dekat dan berkepanjangan".
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.