Keterangan mengenai keberadaan pria tersebut disampaikan Andrie ketika dirinya sudah berada di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat untuk mendapatkan perawatan medis.
Peristiwa penyiraman air keras itu terjadi ketika dua orang tidak dikenal mendekati Andrie di Jalan Salemba I sebelum kemudian menyiramkan cairan berbahaya tersebut ke arah tubuh korban.
Baca Juga:
Misteri Hilangnya Bima Permana Putra Terjawab, Polisi Temukan di Malang
Diceritakan Dimas, Andrie sempat berteriak kesakitan ketika cairan itu mengenai tubuhnya hingga membuat korban terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya.
"Air keras mengenai tubuh bagian kanan korban, khususnya mata, wajah, dada dan tangan sehingga korban (Andrie) berteriak hingga berhenti dan menjatuhkan motornya," ungkap Dimas.
Setelah disiram, Andrie terus berteriak meminta pertolongan kepada warga dan pengendara yang melintas di sekitar lokasi kejadian.
Baca Juga:
Benny K Harman Desak Kapolri Cari Tiga Orang Hilang Usai Demo Agustus
"Berdasarkan cerita Andrie, dia terus berteriak meminta tolong dan berkata 'Aaah, aahh, aahh panas'," ujar Dimas.
Keributan yang terjadi di lokasi membuat warga sekitar dan pengendara segera berkumpul untuk memberikan pertolongan kepada korban yang mengalami luka bakar akibat cairan tersebut.
Dimas mengungkapkan bahwa baju yang dikenakan Andrie bahkan langsung meleleh tidak lama setelah terkena cairan tersebut sehingga korban terpaksa melepaskannya.