WAHANANEWS.CO, Jakarta - Seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kota Tangerang berinisial R tidak hanya menjadi korban dugaan penganiayaan, tetapi juga kehilangan ponsel yang diduga dirampas oleh Habib Bahar bin Smith bersama para pengikutnya.
Peristiwa tersebut terjadi setelah Bahar bin Smith menyampaikan ceramah dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu (21/1/2026) --.
Baca Juga:
GP Ansor Tapteng Desak Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan Kader Banser di Tengerang
Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Tangerang, Midyani, mengatakan bahwa dalam perkara tersebut terdapat tiga tersangka lain selain Bahar bin Smith.
“Jadi ada tiga tersangka plus Bahar, saat kejadian HP korban diambil oleh pelaku kekerasan,” kata Midyani saat dikonfirmasi, Minggu (1/2/2026).
Ia menambahkan bahwa Bahar bin Smith baru ditetapkan sebagai tersangka pada 30 Januari 2026.
Baca Juga:
Organisasi Terlarang HTI Kembali Muncul, Banser: Ini Menjadi Alarm Bahaya
Menurut Midyani, tiga tersangka yang diduga terlibat dalam penganiayaan disertai pencurian tersebut telah mendapatkan penangguhan penahanan dari Polres Metro Tangerang Kota.
“Dengan adanya penangguhan penahanan terhadap tiga tersangka lainnya, artinya negara melalui Polres Metro Tangerang Kota membiarkan pelaku pencurian dengan kekerasan, penganiayaan, bebas berkeliaran,” ujar Midyani.
Ia menjelaskan, kejadian bermula ketika korban menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang menghadirkan Bahar bin Smith sebagai penceramah.