Laporan langsung disampaikan ke Polsek Ilir Timur II dan tim gabungan dari Satreskrim Polrestabes Palembang bersama PMI tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk proses visum dan autopsi.
Baca Juga:
Pembunuhan Siswa SMP: Pernah Menulis Soal Menghabisi, Jejak Medsos Tersangka Bikin Merinding
Dokter forensik Indra Nasution menyatakan bahwa korban diduga sedang mengandung pada trimester pertama saat ditemukan tewas dan terdapat tanda-tanda kekerasan di leher serta mulut korban.
Diperkirakan korban sudah meninggal lebih dari 12 jam sebelum ditemukan.
Kasat Reskrim AKBP Andrie Setiawan menegaskan bahwa korban diduga kuat menjadi korban pembunuhan dan memohon doa agar pelaku cepat terungkap.
Baca Juga:
Aktivis Labuhanbatu Diduga Meninggal di KTV, Polisi: Bukan Overdosis Maupun Unsur Pembunuhan
“Doakan semoga cepat terungkap dan pelaku segera tertangkap,” ujarnya.
Di TPU Talang Petai, Plaju, Palembang, suasana haru menyelimuti pemakaman jenazah Anti Puspita Sari dan suaminya, Adi Rosadi, tampak terpukul dan memilih tak banyak bicara.
Ia mengatakan terakhir kali berkomunikasi dengan istrinya saat mengantar ke tempat kerja dan semuanya berjalan seperti biasa.