Berdasarkan keterangan medis, luka bakar yang dialami mencapai sekitar 20 persen dari tubuh dan diperkirakan membutuhkan waktu hingga dua tahun untuk pulih sepenuhnya.
“Kemudian, kami mendapat konfirmasi bahwa pembiayaan alhamdulillah di-cover oleh BPJS,” tambah Saurlin.
Baca Juga:
Efek Perang Timur Tengah: Asia Serbu Minyak Rusia, Stok Terancam
Pada hari yang sama, Saurlin bersama Komisioner Komnas HAM Pramono Ubaid Tanthowi dan Ketua Komnas HAM Anis Hidayah melakukan pertemuan dengan pimpinan RSCM serta tim dokter.
Pertemuan itu bertujuan menggali informasi menyeluruh terkait kondisi korban sejak awal dirawat hingga perkembangan penanganan medis terbaru.
“Baik dampak jangka pendek maupun jangka panjang, mungkin dari sisi fisik maupun psikis yang mungkin dialami,” ujar Pramono.
Baca Juga:
Ketua Ikasa "93" Resmikan Masjid Aisyah di Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara
Insiden penyiraman terhadap Andrie Yunus sendiri terjadi pada Kamis (12/3/2026) malam saat korban dalam perjalanan pulang.
Koordinator Badan Pekerja KontraS, Dimas Bagus Arya, menjelaskan bahwa peristiwa bermula setelah Andrie selesai merekam siniar di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia di Menteng, Jakarta Pusat.
Podcast tersebut bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” dan selesai sekitar pukul 23.00 WIB.