Polisi kemudian membawa Ali ke rumah Chandra, namun setibanya di lokasi, rumah tersebut dalam keadaan terkunci.
Untuk memastikan keberadaan Chandra, polisi mencoba memancingnya keluar dari rumah.
Baca Juga:
Judi dan Penyalahgunaan Narkoba Diduga Berlangsung di Jalan Tengku Fachrudin Deliserdang
Sekitar pukul 15.00 WIB, Chandra akhirnya keluar mengendarai sepeda motor. Ketika polisi berusaha menghadangnya, ia langsung mengeluarkan senjata api dari tasnya dan menembaki petugas.
"Chandra alias Rudi langsung mengeluarkan pistol dari tas sandangnya dan melepaskan beberapa tembakan ke arah tim opsnal," kata AKP Mulyoto.
Polisi sempat memberikan tembakan peringatan, namun Chandra terus menembak sambil melarikan diri ke arah Stadion Mutiara Kisaran. Petugas sempat melakukan pengejaran, tetapi Chandra berhasil meloloskan diri.
Baca Juga:
Polres Nias Gaspol Ungkap 6 Kasus Narkoba Sepanjang Mei-Juni 2026
Penggeledahan Rumah Chandra
Pasca insiden tersebut, polisi menggeledah rumah Chandra dan menemukan sejumlah barang bukti, termasuk enam bungkus plastik berisi sabu, satu pucuk senjata api jenis Baretta, serta ratusan butir peluru berbagai kaliber.
"Di dalam rumah ditemukan enam bungkus plastik berwarna oranye merk 99 DURIEN berisi narkotika jenis sabu, satu pucuk senjata api jenis Baretta dengan 262 butir peluru kaliber 9 mm dan 100 butir kaliber 7 mm," jelas Mulyoto.