WAHANANEWS.CO, Jakarta - Hanya gara-gara menolak mengambil uang Rp20.000 melalui aplikasi DANA, seorang perempuan berinisial RO (24) mengaku menjadi sasaran kekerasan pacarnya hingga dipukul, diseret di jalan aspal, dan ditendang.
Perempuan asal Dusun I Meranjat Ilir, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, itu kemudian melaporkan pacarnya berinisial HM ke Polrestabes Palembang atas dugaan penganiayaan.
Baca Juga:
Kasus Dugaan Penganiayaan, Kepala SPPG Selaku Korban Minta Polrestabes Medan Transparan
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan KH Azhari, tepatnya di depan Masjid Ishlah, Kelurahan 14 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang, Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.
RO kemudian mendatangi Polrestabes Palembang pada Senin (10/8/2026) pagi untuk melaporkan dugaan kekerasan yang dialaminya.
Kepada polisi, RO menuturkan bahwa sebelum kejadian dirinya sedang berada bersama HM di lokasi tersebut.
Baca Juga:
Dugaan Penganiayaan di Soban Dairi, Polisi Wawancara Saksi
HM kemudian meminta RO mengambil uang sebesar Rp20.000 melalui aplikasi DANA.
"Saat itu kami sedang berada di TKP, Pak, lalu tiba-tiba pacar saya ini (terlapor) menyuruh saya mengambil uang Rp20.000 di DANA," ujar RO.
Namun, RO menolak memenuhi permintaan pacarnya tersebut sehingga HM disebut marah dan cekcok di antara keduanya pun terjadi.