"Saya tidak mau mengambil uang tersebut, dia malah marah, terjadilah cekcok antara kami," katanya.
Pertengkaran tersebut kemudian diduga berubah menjadi kekerasan fisik setelah HM disebut memukul bagian bibir RO menggunakan tangan.
Baca Juga:
Kasus Dugaan Penganiayaan, Kepala SPPG Selaku Korban Minta Polrestabes Medan Transparan
Tak berhenti di sana, HM juga diduga berusaha merebut telepon genggam milik RO, tetapi korban mempertahankannya dan mencoba melarikan diri.
"HP saya mau diambil, Pak, saya tidak mau, saya kabur lari, lalu dikejarnya hingga berhasil ditangkap oleh dia," ungkapnya.
RO mengaku HM terus mengejarnya hingga berhasil menangkap dirinya dan kemudian menyeretnya di atas permukaan jalan aspal.
Baca Juga:
Dugaan Penganiayaan di Soban Dairi, Polisi Wawancara Saksi
Dalam kondisi tersebut, RO sempat berteriak meminta pertolongan kepada orang-orang di sekitar lokasi kejadian.
HM selanjutnya disebut mengajak RO pulang, tetapi korban kembali menolak permintaan tersebut.
Penolakan itu diduga kembali memicu emosi HM hingga RO mengaku kepalanya dipukul menggunakan tangan.