"Kapri sudah mengenal Kopda Basarsyah dan Peltu Lubis sejak 2018. Ia berada di lokasi kejadian setelah menerima undangan judi sabung ayam, bahkan turut membuat dan mengunggah video ajakan perjudian," jelas Helmy.
Kapri saat ini telah ditahan, sementara seorang polisi lainnya bernama Wayan dari Polres Lampung Tengah masih berstatus saksi.
Baca Juga:
Jenderal Maruli Tegaskan, Prajurit TNI Pelaku Penembakan 3 Polisi di Lampung Bakal Dipecat
Wayan diketahui sempat datang ke arena judi sabung ayam sebelum akhirnya meninggalkan lokasi sekitar pukul 16.00 WIB, sebelum penggerebekan terjadi.
Kesaksian Keluarga Korban
Salsabila, putri dari AKP Anumerta Lusiyanto, mengungkapkan kronologi penembakan yang menewaskan ayahnya. Menurutnya, AKP Lusiyanto ditembak di bagian dada oleh Kopda Basarsyah saat turun dari mobil dalam penggerebekan.
Baca Juga:
Hendak Mengadu ke Hotman Paris, Istri Korban Penembakan Polisi Dihalangi Oknum Aparat
"Bapak saya berada di paling depan. Begitu turun dari mobil, beliau langsung ditembak di dada kanan, dan proyektil ditemukan di rongga dada kiri," ujarnya dalam konferensi pers bersama kuasa hukumnya, Hotman Paris, di Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Ia juga mengungkapkan bahwa Aipda Anumerta Petrus Apriyanto sempat memohon agar Kopda Basarsyah menghentikan penembakan.
Namun, permintaan itu tidak dihiraukan, dan ia justru ditembak di bagian mata kiri.