Hingga kini, ia juga belum mengetahui untuk apa sebenarnya uang dari utang-utang Esco digunakan.
Sementara itu, motif pembunuhan Brigadir Esco masih belum diungkap polisi meski rekonstruksi kasus telah digelar.
Baca Juga:
Badut di Mojokerto Aniaya Istri dan Bunuh Mertua Gara-gara Ditolak Berhubungan
Spekulasi pun bermunculan di masyarakat, mulai dari dugaan perselingkuhan hingga motif utang piutang.
Brigadir Esco diketahui bertugas sebagai anggota intel di Polsek Sekotong, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sedangkan istrinya yang kini menjadi tersangka, Briptu Rizka Sintiyani, adalah polwan di bagian humas Polres Lombok Barat.
Tragedi bermula ketika Esco hilang kontak sejak Selasa (19/8/2025). Ia kemudian ditemukan tak bernyawa dengan kondisi mengenaskan pada Minggu (24/8/2025).
Baca Juga:
Nenek 87 Tahun di Muara Enim Tewas Dibunuh, Pelakunya Anak dan Cucu Sendiri
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.