"Pelaku sudah diamankan dan sedang dilakukan pendalaman," kata Hendrik kepada wartawan.
Kepala Lingkungan Sebut Pelaku Tidak Diberi Uang untuk Beli Rokok Terpisah, Kepala Lingkungan 13, Kelurahan Tegal Sari Mandala 2, Kecamatan Medan Denai, Maisal Putra menjelaskan anak ibu kandung terjadi, pada malam hari, sekitar pukul 23.00 WIB.
Baca Juga:
Ada Cairan Putih dan Luka di Kemaluan Jurnalis Kalsel, Keluarga Minta Diusut
Kasus pembunuhan ini, terungkap setelah Wen menceritakan apa dilakukan kepada keluarganya. Maisal mengungkapkan bahwa kasus pembunuhan tersebut dipicu karena pelaku tidak diberikan uang oleh korban, untuk membeli rokok.
"Mamanya kerja jual obat-obat anti nyamuk, pas pulang kerja, pelaku minta beli rokok. Namun, korban tidak memberikan uang, langsung lah pelaku meghajar mamaknya," ucap Maisal.
Wen mengambil pisau cutter di atas kulkas rumahnya. Kemudian, menyayat tangan dan leher ibunya hingga tewas.
Baca Juga:
Fakta Baru, Ini Percakapan Juwita dengan Sahabatnya Sebelum Dihabisi Oknum TNI AL
"Langsung dia minjem cangkul (tetangga) untuk menggali kuburan mamaknya, lalu dikuburkannya lah di tanah sedalam kira-kira 30 cm," ucap Maisal.
Setelah itu, Wen dengan nada tidak berdosa menyampaikan kepada keluarganya, bahwa ibu kandungnya sudah dibunuh pelaku. Sontak apa disampaikan pelaku membuat keluarga terkejut.
"Dia bilang ke uwak nya, 'mamak uda mati, awak bunuh, awak siap mempertanggungjawabkan perbuatannya'," jelas Maisal menirukan ucapan pelaku.