Setelah membunuh kekasih sesama jenisnya, pelaku sempat panik.
Pelaku kemudian teriak meminta tolong kepada teman kosannya itu untuk melihat korban yang ada di kamar.
Baca Juga:
Oknum Brimob Diduga Tembak Penambang Hingga Tewas di Sulut, Wakapolda Klaim Sudah Minta Maaf
Teman kosan pun langsung berlari menuju kamar korban, Vini Rundengan.
Betapa syoknya para saksi melihat korban sudah bersimbah darah.
Sementara itu, pelaku tampak gemetar memegang alat bukti gunting, yang digunakan untuk menikam kekasihnya.
Baca Juga:
Polda Sulut Tanam Jagung 105,7 Hektar Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
Gunting itu pun sudah berlumuran darah.
Melihat korban bersimbah darah, pelaku dan para saksi yang ada di sekitar indekos langsung membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Karombasan, Manado.
"Setelah dilihat di dalam kamar korban sudah berlumuran darah, teman kos itu pun langsung memanggil suami dan saya, yang saat itu sedang menonton televisi. Kemudian langsung memesan transportasi online untuk diantarkan ke rumah sakit," sebut Edwin, tetangga kosan korban.