WahanaNews.co, Jakarta - Pemilik rumah mewah di Jalan Mampang Prapatan IV, Jakarta Selatan yang menjadi lokasi anggota Satlantas Polres Manado Brigadir RA tewas dengan luka tembak di kepala disebut milik pengusaha batu bara bernama Indra.
Ketua RT 10 RW 02 Kelurahan Tegal Parang, Daniah mengaku mengetahui hal tersebut berdasarkan laporan data warga yang disampaikan melalui satu penjaga rumah tersebut.
Baca Juga:
Diduga Hendak Bunuh Diri, Polantas Berhasil Selamatkan Wanita di Bogor
"Pas dia mau pindah ke sini ada laporan lah biasa ya kan gitu kan minta laporan warga baru. Yang datang kan penjaganya nah datang ke sini ini terus dia bilang seperti itu ini atas nama ini ini ini dia bilang gitu kan keluarga, beliau pengusaha," kata Daniyah saat ditemui di kediamannya, di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (26/4/2024) malam, melansir CNN Indonesia.
"Ya bilangnya (pengusaha) batu bara," sambungnya.
Daniah menyebut rumah itu ditinggali oleh dua keluarga yakni keluarga Indra dan kakak Indra yang bernama Devi.
Baca Juga:
Tak Suka Hidup di Usia Tua, Peraih Nobel Ekonomi Daniel Kahneman Meninggal dengan Caranya Sendiri
Kendati demikian, Daniah mengaku tak tahu jumlah total orang yang tinggal dirumah tersebut. Ia hanya menyebut rumah itu memiliki banyak penjaga.
"Kalau untuk yang tinggal saya enggak tahu berapa orang ya. Saya lihat penjaganya itu saya enggak, banyak soalnya penjaganya ya kayaknya ya," ujarnya.
Sementara itu Kasat Reskrim Polres Jaksel AKBP Bintoro mengatakan pihaknya sudah memeriksa pemilik rumah tersebut atas nama Devi. Total ada 13 orang saksi yang sudah diperiksa.