Pengejaran terhadap Taufik dilakukan setelah polisi menerima laporan dugaan penganiayaan berat terhadap YTR.
Sebelum Taufik benar-benar ditangkap, media sosial sempat diramaikan video yang menarasikan bahwa pelaku sudah diamankan.
Baca Juga:
BGN Pecat 66 Kepala Dapur MBG, Ada yang Terlibat Judi Online
Video tersebut beredar ketika Taufik masih berstatus buron dan baru masuk DPO.
Polda Jabar saat itu membantah narasi dalam video tersebut dan memastikan informasi itu tidak benar.
"Hoax itu ya. Kalau tertangkap, enggak mungkin kami buat sprint DPO," ujar Hendra saat dikonfirmasi pada Selasa (23/6/2026).
Baca Juga:
SMR 50 MW Jadi Peluang Energi Baru, ALPERKLINAS: PLN Dapat Memimpin Integrasi Nuklir ke Sistem Kelistrikan
Bantahan juga disampaikan Resa Rohendi, penjaga kontrakan tempat Taufik sempat tinggal.
Setelah melihat video yang beredar, Resa memastikan pria dalam video tersebut bukan Taufik Hidayat.
"Bukan, itu bukan Taufik Hidayat. Wajahnya bukan seperti itu tapi yang sudah dikeluarkan DPO oleh Polda Jabar," tegas Resa.