"Saya memberikan ruang bagi warga dimanapun berada untuk berpartisipasi mencarinya. Dan siapa yang bisa menemukan Taufik Hidayat, menyerahkannya kepada aparat, atau menginformasikan kepada aparat keberadaannya, saya memberikan hadiah Rp 250 juta," ucap Dedi.
Sayembara itu membuat perhatian publik terhadap pencarian Taufik semakin besar.
Baca Juga:
BGN Pecat 66 Kepala Dapur MBG, Ada yang Terlibat Judi Online
Namun, tingginya perhatian masyarakat juga sempat memicu salah sasaran di lapangan.
Seorang warga yang sedang berbelanja sempat dicurigai sebagai Taufik karena wajahnya dianggap mirip dengan foto DPO.
Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR terungkap setelah keluarga korban menerima pesan WhatsApp dari orang tidak dikenal.
Baca Juga:
SMR 50 MW Jadi Peluang Energi Baru, ALPERKLINAS: PLN Dapat Memimpin Integrasi Nuklir ke Sistem Kelistrikan
Pesan itu menyebut YTR berada di Instalasi Gawat Darurat RSHS Bandung dengan keterangan awal mengalami kecelakaan.
Keluarga kemudian mendatangi rumah sakit dan menemukan kondisi YTR dalam keadaan luka berat.
Korban sebelumnya disebut sulit dihubungi keluarganya sejak 2023.