WAHANANEWS.CO, Jakarta - Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Kamis (22/1/2026) menyebabkan banjir merendam sejumlah kawasan permukiman.
Akibatnya, lebih dari 1.600 warga terpaksa mengungsi ke lokasi-lokasi pengungsian yang telah disiapkan pemerintah daerah.
Baca Juga:
Akhir Januari 2026, Banjir dan Longsor Masih Dominasi Laporan Bencana
Sebaran pengungsi terdapat di beberapa wilayah, terutama Jakarta Timur dan Jakarta Barat. Di Jakarta Timur, titik pengungsian berada di tiga kelurahan.
Di Kelurahan Cawang, pengungsi menempati Mushala Al Islah sebanyak 60 jiwa serta Saung Lapangan Tenis RW 03 sebanyak 60 jiwa.
Sementara di Kelurahan Bidara Cina, pengungsi tersebar di Aula Kelurahan Bidara Cina sebanyak 107 jiwa, Masjid Al Abror RW 11 sebanyak 40 jiwa, dan Gedung SKKT RW 11 sebanyak 15 jiwa.
Baca Juga:
Pemulihan Pascabanjir Tapanuli Selatan Fokus pada Huntara, Huntap, dan Normalisasi Sungai
Adapun di Kelurahan Kampung Melayu, pengungsi menempati SDN Kampung Melayu 01 dan 02 dengan jumlah 250 jiwa serta Masjid Jami Ittihadul Ikhwan sebanyak 70 jiwa.
Di wilayah Jakarta Barat, lokasi pengungsian tersebar di empat kelurahan. Di Kelurahan Rawa Buaya, pengungsi berada di Masjid Baitul Rahman sebanyak 97 jiwa, Masjid Hidayatussalam 9 jiwa, Mushola Nurul Ikhsan RT 006/01 sebanyak 18 jiwa, Balai Warga RT 09/02 sebanyak 25 jiwa, SDN 02 Rawa Buaya 63 jiwa, SDN 03 Rawa Buaya 38 jiwa, serta SDN 07 Rawa Buaya dengan jumlah pengungsi terbanyak mencapai 230 jiwa.
Suasana lokasi pengungsian di kecamatan Kramat Jati, Kota Jakarta Timur, daerah Khusus Ibukota Jakarta pada Sabtu (24/01/2026).