Sementara itu, bencana banjir juga melanda wilayah Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Selasa (13/1/2026).
Tim BPBD Kabupaten Jember melakukan penanganan dan asssement saat banjir melanda Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, pada Selasa (13/1/2026). [Sumber foto: BPBD Kab. Jember].
Baca Juga:
Tinjau Lokasi Longsor Jepara, Kepala BNPB Pastikan Bantuan dan Pemulihan Berjalan Maksimal
Banjir yang disebabkan oleh meluapnya Kali Clutak tersebut mengakibatkan sebanyak 78 kepala keluarga di Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan, terdampak hingga Kamis (15/1/2026).
Ketinggian muka air yang sempat mencapai sekitar 100 sentimeter kini berangsur surut dan berada di kisaran 40 sentimeter.
Sejalan dengan kondisi tersebut, BPBD Kabupaten Jember telah menurunkan tim reaksi cepat ke lokasi kejadian serta menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak guna memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan.
Baca Juga:
BNPB Tinjau Banjir Kudus, Warga Harapkan Normalisasi Sungai Juwana
Tim BPBD Kabupaten Jember melakukan penanganan dan asssement saat banjir melanda Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, pada Selasa (13/1/2026). [Sumber foto: BPBD Kab. Jember].
Cuaca ekstrem juga terjadi di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, berupa angin puting beliung yang melanda Desa Banyuputih, Kecamatan Banyuputih, pada Kamis (15/1/2026).
Peristiwa ini menyebabkan 15 kepala keluarga terdampak, dengan rincian kerusakan meliputi lima unit rumah rusak berat, satu unit rusak sedang, dan 10 unit rumah rusak ringan.