“Setelah ketiga sertifikasi terpenuhi, akan meningkat ke sertifikasi terkait kualitas SDM SPPG, baik chef, penjamah makanan, dan analisis lingkungan,” kata Dadan.
Kelengkapan sertifikasi nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan klasifikasi atau gradasi tiap SPPG guna menciptakan standar mutu yang terukur.
Baca Juga:
Purbaya: Hingga Akhir kuartal II – 2026 Program MBG Sudah Habiskan APBN Rp101,1 Triliun
Selain itu, sistem klasifikasi ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan di seluruh unit pelaksana program MBG.
Di sisi lain, BGN juga tengah menunggu pembentukan lembaga akreditasi nasional untuk SPPG yang akan memperkuat sistem pengawasan ke depan.
“Sebelum lembaga atau institusi akreditasi SPPG terbentuk, BGN akan membentuk secara khusus Tim Klasifikasi SPPG internal sekaligus mempersiapkan secara sistematis menghadapi lembaga akreditasi eksternal,” tutur Dadan.
Baca Juga:
Buntut Keracunan hingga Masalah Keuangan, BGN Pecat 137 Kepala Dapur SPPG
Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar BGN dalam memastikan program pemenuhan gizi nasional berjalan aman, optimal, dan sesuai standar nasional maupun internasional.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.