WAHANANEWS.CO, Jakarta - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno serta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam peresmian hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Sumatera Barat, Sabtu (24/1/2026).
Peresmian hunian sementara tersebut dilaksanakan secara serentak di empat kabupaten, yaitu Kabupaten Agam, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Lima Puluh Kota, dan Kabupaten Pesisir Selatan.
Baca Juga:
Banjir Rendam DKI Jakarta, Lebih dari 1.600 Warga Mengungsi di Puluhan Titik
Kegiatan peresmian dipusatkan di lokasi Huntara Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.
Kepala BNPB dampingi Menko PMK dan Mendagri dalam simbolis peresmian Hunian Sementara yang terletak di Lapangan SDN 05 Kayu Pasa, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Sabtu (24/1/2026).
Sementara itu, peresmian di tiga kabupaten lainnya dilakukan secara daring (webinar) dari masing-masing lokasi huntara.
Baca Juga:
Akhir Januari 2026, Banjir dan Longsor Masih Dominasi Laporan Bencana
Pembangunan dan peresmian huntara ini merupakan bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berupa tempat tinggal sementara yang aman, layak, dan nyaman.
Berdasarkan data yang dihimpun, tercatat sebanyak 4.742 unit rumah di Provinsi Sumatera Barat mengalami kerusakan berat akibat bencana.
Dalam kegiatan tersebut, Menko PMK, Mendagri, dan Kepala BNPB secara simbolis menyerahkan kunci hunian sementara kepada perwakilan masyarakat penerima bantuan.