Hingga saat ini, petugas BPBD setempat terus berkoordinasi dengan aparat desa guna melakukan pendataan korban terdampak, penyaluran bantuan logistik, serta upaya perbaikan tanggul yang jebol.
Selain itu, bencana banjir yang disertai tanah longsor juga dilaporkan terjadi di Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat, pada Jumat (23/1/2026).
Baca Juga:
BNPB Laporkan Rentetan Bencana Alam di Awal 2026, Warga Diminta Tetap Siaga
Kondisi banjir yang melanda pemukiman warga di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat pada Jumat (23/1/2026). [Foto: BPBD Kabupaten Sumbawa].
Peristiwa tersebut dipicu oleh hujan dengan intensitas sangat tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Sumbawa dalam durasi cukup lama.
Sebanyak 12 desa dan 5 kelurahan yang tersebar di 8 kecamatan terdampak banjir. Lebih dari 1.587 Kepala Keluarga (KK) dilaporkan mengalami dampak langsung akibat kejadian ini.
Baca Juga:
Hujan Deras Picu Longsor dan Kerusakan Rumah di Pandeglang hingga Karanganyar
BPBD setempat masih terus melakukan pemutakhiran data seiring berlangsungnya pendataan di lapangan.
Sejak banjir terjadi, personel BPBD telah melakukan berbagai langkah penanganan darurat, antara lain evakuasi warga ke lokasi yang lebih aman, pendirian posko darurat, serta pelaksanaan kaji cepat untuk mengetahui tingkat kerusakan dan kebutuhan mendesak masyarakat terdampak.
Beralih ke Provinsi Jawa Timur, banjir juga dilaporkan melanda Kabupaten Situbondo.