• Hujan Lebat: Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur
• Angin Kencang: Papua Selatan dan Maluku
Baca Juga:
Kapan Puncak Musim Kemarau di RI? Ini Prediksi BMKG
Kombinasi dari keberadaan bibit siklon dan pola atmosfer lain seperti gelombang Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang Kelvin, dan Rossby Ekuator turut memperkuat potensi cuaca ekstrem di wilayah timur Indonesia dan sebagian wilayah selatan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk:
Menghindari aktivitas di area terbuka saat terjadi petir dan angin kencang,
Baca Juga:
Waspada! Siklon Jangmi Picu Ancaman Cuaca Ekstrem di Indonesia, BMKG Buka Suara
Meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, longsor, dan gangguan penerbangan, terutama di wilayah rawan,
Memantau informasi cuaca harian melalui kanal resmi BMKG, seperti situs web, aplikasi mobile InfoBMKG, dan akun media sosial @infoBMKG.
Dengan dinamika atmosfer yang fluktuatif dan masih aktifnya bibit siklon tropis 93P, masyarakat diharapkan tetap siaga terhadap perubahan cuaca mendadak yang berpotensi menimbulkan dampak signifikan.