Luapan air sungai merendam permukiman warga dengan ketinggian muka air mencapai sekitar 100 sentimeter. Sedikitnya 26 unit rumah terdampak akibat genangan tersebut.
Menanggapi kondisi itu, BPBD Kabupaten Tegal mengerahkan tim Desa Tangguh Bencana untuk membantu proses evakuasi dan penanganan darurat.
Baca Juga:
Angin Kencang, Banjir, hingga Karhutla Warnai Dinamika Kebencanaan di Kalimantan
Warga terdampak sementara dipindahkan ke lokasi pengungsian di SDN Dukuh Tengah 01 guna memastikan keselamatan mereka.
Berdasarkan laporan per Rabu (11/2/2026), kondisi banjir telah berangsur surut dan masyarakat sudah kembali ke rumah masing-masing untuk melakukan pembersihan.
Peristiwa banjir serupa juga terjadi di Kabupaten Kendal pada Selasa (10/2/2026).
Baca Juga:
BNPB dan Komisi VIII DPR RI Perkuat Kesiapsiagaan Pacitan Pascagempa Magnitudo 6,4
Kondisi banjir di wilayah Kabupaten Kendal, Provinsi Jawa Tengah pada Selasa (10/2/2026) yang merendam 1.105 unit rumah warga setempat.
Hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan genangan di 11 desa. Data sementara mencatat sebanyak 805 kepala keluarga terdampak, dengan total 1.105 unit rumah terendam banjir.
Hingga Rabu (11/2/2026), delapan desa dilaporkan masih tergenang dengan ketinggian air yang bervariasi, sehingga pemantauan dan penanganan terus dilakukan oleh pihak terkait.