WAHANANEWS.CO, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI, Muhamad Abdul Azis Sefudin, mengingatkan pemerintah pusat maupun daerah agar tidak bersikap reaktif atau “gagap” dalam menghadapi potensi bencana kemarau panjang yang diprediksi akan terjadi akibat fenomena yang disebut sebagai “El Nino Godzilla”.
Peringatan tersebut disampaikan dalam rangkaian Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR RI di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Kamis (23/4/2026).
Baca Juga:
Bolehkah Makan Buah di Malam Hari? Simak Manfaat dan Hal yang Perlu Diperhatikan
Menurut Azis, kesiapsiagaan harus dibangun jauh sebelum bencana benar-benar terjadi.
Ia menilai langkah mitigasi yang matang akan jauh lebih efektif dibandingkan penanganan setelah dampak bencana meluas.
Pengalaman banjir yang terjadi secara berulang di Sumatera Utara menjadi contoh nyata, di mana kerugian yang ditimbulkan kerap mencapai ratusan miliar rupiah setiap tahunnya.
Baca Juga:
Kapolda Jambi Hadiri Pelantikan Ketua dan Pengurus PWI Kota Jambi Masa Bakti 2026-2029
"Jangan sampai kita mengulang kesalahan yang sama. Ketika BMKG sudah memberikan imbauan mengenai curah hujan tinggi maupun ancaman 'El Nino Godzilla', kita harus siap. Mencegah jauh lebih baik dan lebih murah daripada mengobati atau menangani dampak yang sudah terjadi," tegas Azis.
Lebih lanjut, politisi Fraksi PDI-Perjuangan tersebut juga menyoroti tingginya angka kejadian bencana di Indonesia yang hampir menyentuh 4.000 peristiwa setiap tahun.
Ia menilai kondisi ini menjadi alarm bagi pemerintah untuk segera melakukan perubahan pendekatan dalam manajemen kebencanaan nasional.