Ia menambahkan, peningkatan investasi Korea Selatan di Indonesia perlu menjadi perhatian bersama.
Untuk itu, kebijakan pemerintah diharapkan dapat terus diarahkan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif, memberikan kepastian bagi investor, serta membuka peluang kerja sama ekonomi yang lebih luas.
Baca Juga:
Tampung Aspirasi Warga, TB Hasanuddin Dorong Pelatihan UMKM bagi Masyarakat Sumedang
Charles menilai semakin kuatnya hubungan investasi antara kedua negara dapat memberikan manfaat bagi perekonomian Indonesia.
Karena itu, dukungan kebijakan yang mampu memperbaiki ekosistem investasi menjadi salah satu faktor penting dalam mempererat kemitraan Indonesia dan Korea Selatan.
"Kami menganggap Korea Selatan sebagai mitra yang penting bagi Indonesia baik dari sisi perdagangan maupun investasi sehingga kami juga menyampaikan bahwa kami berharap investasi di Korea Selatan akan semakin tinggi di tahun-tahun berikutnya sehingga kebijakan yang dihasilkan pemerintah juga harus bisa mendorong ke arah perbaikan kerjasama dan peningkatan investasi," katanya.
Baca Juga:
DPR Soroti Dugaan Pengkaplingan Laut di Batam, Pemerintah Diminta Perketat Pengawasan
Selain membahas aspek ekonomi, isu perlindungan pekerja migran Indonesia turut menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut.
Charles menyebut, saat ini terdapat lebih dari 60 ribu PMI yang bekerja di Korea Selatan.
Menurutnya, keberadaan PMI memiliki peran penting dalam hubungan Indonesia dan Korea Selatan.