WAHANANEWS.CO, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus menggenjot percepatan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II yang tersebar di 104 titik di berbagai wilayah Indonesia.
Program ini menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah dalam mendorong pemerataan akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.
Baca Juga:
Kementerian PU Pastikan Jalur Padang–Bukittinggi Siap Dilalui saat Mudik Lebaran 2026
Langkah percepatan tersebut dilakukan melalui optimalisasi pelaksanaan konstruksi di lapangan, penguatan koordinasi lintas sektor, serta dukungan penuh dari pemerintah daerah dalam penyediaan lahan dan infrastruktur pendukung.
Pembangunan Sekolah Rakyat diharapkan mampu menjawab kebutuhan fasilitas pendidikan yang layak, khususnya di daerah yang masih terbatas aksesnya.
“Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Kementerian PU ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas,” ujar Menteri PU, Dody Hanggodo, dalam keterangannya di Jakarta, seperti dilansir pada Rabu (25/3/2026).
Baca Juga:
Kementerian PU Percepat Perbaikan Jalan Nasional di Lampung Jelang Mudik Lebaran 2026
Program pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II mencakup 32 provinsi dan 102 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Secara keseluruhan, proyek ini ditargetkan mampu menampung hingga 112.320 siswa yang terbagi dalam 3.744 rombongan belajar, sehingga dapat memperluas daya tampung pendidikan secara signifikan.
Hingga 22 Maret 2026, progres pembangunan secara nasional tercatat telah mencapai 15,54 persen.