Di wilayah Sumatra, BNPB menyiagakan masing-masing satu unit pesawat di setiap provinsi dengan basis operasi di Lanud Sultan Iskandar Muda (Aceh), Bandara Kualanamu (Medan), dan Bandara Internasional Minangkabau (Padang).
Sementara itu, untuk penanganan darurat di Jawa Tengah, dua unit pesawat Caravan dioperasikan dari Lanud Ahmad Yani, Semarang.
Baca Juga:
BNPB Imbau Kewaspadaan, Potensi Banjir Masih Mengintai Sejumlah Wilayah
Hadapi Cuaca Ekstrem Januari 2026, BNPB Kerahkan Lima Pesawat Modifikasi Cuaca.
Operasi modifikasi cuaca di wilayah Sumatra dan Jawa Tengah difokuskan pada upaya pengeringan daerah terdampak banjir dan longsor.
Tujuannya adalah untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana, termasuk perbaikan tanggul, pembersihan lingkungan, serta pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak.
Baca Juga:
Dikejar Hujan Ekstrem, BPBD dan BNPB Intensifkan Modifikasi Cuaca di Jawa Barat
Peringatan Dini Cuaca Dasarian Kedua dan Ketiga Januari 2026
Berdasarkan rilis BMKG, pada dasarian ketiga Januari 2026 hujan diperkirakan akan turun secara cukup merata di berbagai wilayah Indonesia.
Sejumlah daerah diprediksi mengalami hujan dengan kategori menengah, yakni antara 50 hingga 150 milimeter per dasarian.