Wilayah tersebut meliputi Sumatra Barat, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Selatan.
Sementara itu, hujan dengan kategori tinggi, yakni 150 hingga 300 milimeter per dasarian, diperkirakan terjadi di wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan.
Baca Juga:
BNPB Imbau Kewaspadaan, Potensi Banjir Masih Mengintai Sejumlah Wilayah
Adapun wilayah yang berpotensi mengalami hujan dengan kategori sangat tinggi, lebih dari 300 milimeter per dasarian, antara lain Kabupaten Maros di Sulawesi Selatan.
Menanggapi kondisi tersebut, BNPB mengimbau masyarakat untuk senantiasa memantau prakiraan cuaca harian serta peringatan dini cuaca ekstrem melalui sumber informasi resmi dan terpercaya.
Masyarakat yang tinggal di wilayah rawan banjir diminta meningkatkan kesiapsiagaan dengan menyimpan barang berharga di tempat aman, menyiapkan tas siaga bencana, serta menetapkan titik evakuasi keluarga.
Baca Juga:
Dikejar Hujan Ekstrem, BPBD dan BNPB Intensifkan Modifikasi Cuaca di Jawa Barat
Selain itu, warga yang bermukim di sekitar lereng atau tebing dengan risiko longsor diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat hujan berintensitas tinggi dan berdurasi lama, serta segera melakukan evakuasi mandiri apabila kondisi lingkungan dinilai tidak aman.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]