Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah kriteria, di antaranya integritas dan reputasi, komitmen kemanusiaan, kontribusi operasional SAR, dukungan kebijakan dan kelembagaan, pengembangan kapasitas serta inovasi, penguatan kerja sama dan diplomasi SAR, serta keteladanan yang mampu menginspirasi publik.
Secara simbolis, Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M., menerima anugerah Warga Kehormatan Basarnas melalui penyematan pin brevet oleh Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii.
Baca Juga:
Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Longsor di Jateng, Ratusan Rumah Terdampak
Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M., (kanan) menerima anugerah warga kehormatan Basarnas dengan disematkan pin brevet oleh Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii (kiri) di Ruang Serbaguna Dono Indarto Lantai 15, Kantor Pusat Basarnas, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jakarta pada Kamis (12/2/2026).
Penyematan tersebut menjadi simbol penghargaan atas peran aktif BNPB dalam memperkuat kolaborasi penanganan bencana dan operasi penyelamatan di Tanah Air.
Selain Suharyanto, sejumlah tokoh nasional turut menerima penghargaan serupa, antara lain Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Guru Besar Kebencanaan Universitas Pertahanan sekaligus Kepala BNPB periode 2008–2015 Syamsul Maarif, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, Kepala Staf TNI AU M. Tonny Harjono, Kepala Staf TNI AL Muhammad Ali, Kepala Staf TNI AD Maruli Simanjuntak, serta Pimpinan I BPK Nyoman Adhi Suryadnyana.
Baca Juga:
Angin Kencang, Banjir, hingga Karhutla Warnai Dinamika Kebencanaan di Kalimantan
Peringatan HUT ke-54 Basarnas ini tidak hanya menjadi ajang refleksi perjalanan panjang lembaga tersebut, tetapi juga momentum memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan layanan pencarian dan pertolongan yang profesional, cepat, dan humanis demi keselamatan masyarakat Indonesia.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]