WAHANANEWS.CO, Jakarta - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menginstruksikan seluruh pegawai di lingkungan Kementerian PANRB untuk menerapkan Gerakan Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) secara konsisten dan berkelanjutan.
Instruksi tersebut dikemas melalui tema “Jumat Aksi, PANRB ASRI” yang dilaksanakan sebagai upaya membangun budaya kerja yang sehat sekaligus peduli lingkungan.
Baca Juga:
Kementerian PANRB Dorong Keberlanjutan Layanan MPP, Fokus Wilayah Terdampak Bencana
Menteri Rini menegaskan bahwa Gerakan ASRI bertujuan menumbuhkan kebiasaan hidup sehat bagi aparatur sipil negara (ASN) serta meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan kerja.
“Saya ingin menegaskan bahwa ASRI bukan hanya sekadar slogan, tetapi pesan yang ingin saya tegaskan adalah kepedulian terhadap lingkungan perlu diwujudkan melalui aksi nyata, dimulai dari hal-hal sederhana dan dari tempat kita bekerja setiap hari,” ujarnya saat memberikan sambutan pada kegiatan senam bersama dan kerja bakti di lingkungan Kementerian PANRB, Jumat (6/2/2026).
Pelaksanaan Jumat Aksi PANRB ASRI ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan dalam taklimat pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026.
Baca Juga:
Kementerian PANRB Perkuat Reformasi Birokrasi 2025, Dorong Birokrasi Agile dan Berdaya Saing
Rakornas tersebut digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, pada Senin (2/2/2026).
Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo menyampaikan rencana peluncuran Gerakan Indonesia ASRI (aman, sehat, resik, indah) sebagai sebuah gerakan nasional.
Program tersebut diarahkan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan berkelanjutan melalui keterlibatan aktif seluruh elemen pemerintahan.
Menteri PANRB menekankan bahwa ASN memiliki peran strategis sebagai teladan dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Oleh sebab itu, penerapan prinsip ramah lingkungan perlu dimulai dari lingkungan kerja pemerintahan dengan langkah-langkah nyata, antara lain mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menghemat energi dan air, serta menata ruang kerja yang hijau dan berkelanjutan.
“Gerakan Asri bukan sekadar program simbolik, tetapi harus menjadi kebiasaan dan budaya kerja ASN sehari-hari. Ini sejalan dengan arahan Presiden agar birokrasi tidak hanya efektif dan melayani, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan,” ujar Menteri PANRB.
Selain itu, Menteri Rini juga mendorong para pimpinan unit kerja untuk berperan aktif menggerakkan pegawai di unit kerja masing-masing.
Keterlibatan tersebut diharapkan terwujud melalui berbagai kegiatan peduli lingkungan, seperti kerja bakti rutin, penanaman pohon, serta pengelolaan sampah yang lebih terstruktur dan bertanggung jawab.
Melalui penerapan Gerakan ASRI, Kementerian PANRB berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif di kalangan ASN dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat citra birokrasi yang modern, adaptif, dan berorientasi pada masa depan.
“Upaya ini diharapkan dapat mendukung pencapaian target pembangunan nasional yang berwawasan lingkungan sebagaimana ditekankan oleh Presiden,” pungkasnya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]