"Kita tidak sejauh ini mengotak-atik si Tiko, yang kita punya urusan ini dia sudah menceritakan hal yang tidak benar, itu saja," tegas Ika.
Sehingga keluarga besar keberatan dengan statement dari Tiko terkait pengakuan ditinggal ayah hingga membuat ibunya depresi.
Baca Juga:
Klarifikasi pemberitaan pangulu Aek geger yang berjudul "Diduga Ketinggian Pangulu Aek Gerger, Usir dan Lempar Rokok Kepada 2 Wartawan"
Pihak keluarga ayah Tiko mengaku tak kasihan dengan keluarga Bu Eny dan menyayangkan banyak orang yang malah jadi berempati.
"Kami keberatan, cerita yang sebetulnya bukan yang dibuat-buat. Dramatis dengan kesedihan, keterpurukan dengan rumah yang tidak terurus.Kalau opini masyarakat sampai bilang kasihan atau apa kami enggak kasihan," ungkap Ika.
"Karena dia ini ditinggalin banyak fasilitas yang ada, perabotan masih ada, rumah besar, secara logika tidak masuk akal," imbuhnya.
Baca Juga:
Ka.KPR Kelas II B Sidikalang Diduga Meras Rp.280 Juta, Korban Minta Kemenimipas Bertindak
Ika menyebut jika kehidupan Bu Eny tak sepenuhnya kesusahan seperti apa yang dikatakan Tiko.
Sebab kala itu Herman Muji Santoso meninggalkan banyak barang dan rumah besar kepada Bu Eny.
"Sebenernya mereka tuh enggak terpuruk, bayangi aja dia ditinggalkan rumah gede, ditinggalkan perusahaan."