Selain berfungsi sebagai pusat informasi, platform digital tersebut juga dirancang untuk mendukung proses hilirisasi hasil penelitian perguruan tinggi.
Melalui sistem ini, berbagai inovasi di bidang kebencanaan diharapkan dapat lebih mudah diakses oleh pemerintah, lembaga terkait, maupun masyarakat yang membutuhkan solusi teknologi dalam situasi darurat.
Baca Juga:
Fokus Kemanusiaan dan Lingkungan, Kemenko PMK Dorong Pembangunan Terintegrasi di Papua
Dalam proses pengembangannya, platform tersebut juga akan memperhatikan beberapa aspek penting, seperti standarisasi produk inovasi, proses kurasi teknologi yang ditampilkan, serta kesiapan penerapan teknologi di lapangan.
Hal ini dilakukan agar setiap solusi yang tersedia di dalam platform benar-benar dapat dimanfaatkan secara optimal ketika terjadi bencana.
Perwakilan dari Kementerian Ekonomi Kreatif juga menyampaikan pentingnya pembahasan lanjutan secara teknis terkait sistem aplikasi yang akan dikembangkan.
Baca Juga:
Kemenko PMK Perkuat Peran Car Free Day untuk Tingkatkan Aktivitas Fisik Masyarakat
Pertemuan lanjutan tersebut diharapkan dapat membahas lebih rinci mengenai mekanisme operasional platform, fitur layanan yang tersedia, serta sistem keamanan data.
Selain itu, aplikasi yang dirancang juga diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi para pengguna, baik dalam mengakses informasi maupun melakukan transaksi atau kerja sama pemanfaatan teknologi, dengan tetap memperhatikan perlindungan dan keamanan data.
Kemenko PMK menilai bahwa kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi merupakan salah satu kunci penting dalam memperkuat kapasitas nasional dalam menghadapi risiko bencana.