WAHANANEWS.CO, Jakarta - Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) terus mendorong penguatan upaya mitigasi bencana dengan memanfaatkan teknologi digital.
Salah satu langkah strategis yang tengah dikembangkan adalah platform mitigator.id, yang diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana di Indonesia.
Baca Juga:
Kemenko PMK Bahas Pengembangan Platform Inovasi Kebencanaan Bersama Akademisi UGM
Upaya ini menjadi bagian dari transformasi pendekatan mitigasi bencana yang tidak hanya mengandalkan metode konvensional, tetapi juga mengintegrasikan teknologi untuk memperluas jangkauan edukasi, koordinasi, serta respons masyarakat terhadap risiko bencana.
Asisten Deputi Pengurangan Risiko Bencana Kemenko PMK, Andre Notohamijoyo, menekankan bahwa pemanfaatan teknologi merupakan elemen penting dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mitigasi dan pengurangan risiko bencana.
Hal tersebut ia sampaikan dalam Rapat Koordinasi Penyusunan Draft Kerja Sama Pembentukan Aplikasi mitigator.id bersama Tenggara Foundation di Jakarta, Selasa (8/4/2026).
Baca Juga:
Pemanfaatan AI di Sekolah Kini Diatur, Pemerintah Tekankan Kesiapan dan Usia Anak
"Melalui platform mitigator.id, kami berharap dapat membangun ekosistem mitigasi bencana yang lebih terintegrasi dan adaptif. Ini bukan hanya soal teknologi, tetapi juga bagaimana kita melibatkan masyarakat secara langsung dalam upaya pengurangan risiko bencana,” ujarnya.
Platform mitigator.id dirancang sebagai sistem digital terpadu yang mencakup berbagai fitur, mulai dari pendaftaran relawan, pemetaan wilayah rawan bencana, hingga penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.
Selain itu, platform ini juga akan berfungsi sebagai pusat integrasi data risiko bencana yang dapat diakses secara luas, sekaligus menjadi media edukasi publik yang komprehensif dan mudah dipahami.
Dalam pertemuan tersebut, turut dibahas penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang akan menjadi dasar pelaksanaan program ke depan.
Para pihak telah menyepakati substansi kerja sama dengan sejumlah penyesuaian, khususnya pada ruang lingkup program, pembagian tugas dan tanggung jawab, serta mekanisme pelaporan dan evaluasi yang direncanakan berlangsung secara berkala sebanyak dua kali dalam setahun.
Ke depan, kolaborasi ini akan memperkuat pelaksanaan program unggulan Kemenko PMK bertajuk “Kita Tangguh”.
Program tersebut akan melibatkan berbagai pihak, mulai dari mitra pembangunan, relawan, organisasi masyarakat, hingga pemangku kepentingan lainnya dalam membangun ekosistem mitigasi bencana berbasis platform mitigator.id.
Selain itu, kerja sama ini juga mencakup berbagai kegiatan peningkatan kapasitas masyarakat, seperti pelatihan, sertifikasi, serta penyediaan konten edukasi terkait mitigasi bencana.
Melalui langkah ini, Kemenko PMK bersama Tenggara Foundation berkomitmen untuk memperluas akses informasi sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya mitigasi bencana berbasis teknologi.
Kemenko PMK menegaskan bahwa pengembangan platform mitigator.id merupakan langkah penting dalam memperkuat sistem kesiapsiagaan nasional.
Dengan memadukan teknologi dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan Indonesia dapat memiliki masyarakat yang lebih tangguh, adaptif, serta berkelanjutan dalam menghadapi berbagai ancaman bencana di masa depan.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]