WAHANANEWS.CO, Jakarta - Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, Komisi XI DPR RI memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di wilayah Jawa Tengah berada dalam kondisi aman.
Kepastian tersebut diperoleh setelah rombongan Komisi XI melakukan kunjungan kerja spesifik ke terminal penyimpanan milik PT Pertamina Patra Niaga di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (22/5/2026).
Baca Juga:
Kasus Penyalahgunaan BBM-LPG, Kapolri Klaim Selamatkan Uang Negara Rp756 Miliar
Anggota Komisi XI DPR RI Didik Haryadi mengatakan Jawa Tengah memiliki tujuh terminal penyimpanan BBM yang menjadi tulang punggung distribusi energi bagi masyarakat.
Salah satu fasilitas strategis tersebut berada di Boyolali yang turut dipantau langsung oleh Komisi XI untuk memastikan kesiapan pasokan energi selama periode Iduladha.
“Di Jawa Tengah ini ada tujuh storage, di antaranya adalah di Boyolali dan tadi kami memastikan bahwa stok untuk nanti menghadapi Iduladha itu aman,” ujar Didik kepada Parlementaria usai kunjungan kerja spesifik Komisi XI ke Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (22/5/2026).
Baca Juga:
Prabowo Dijadwalkan Resmikan Peluncuran BBM Biodiesel 50% B50 Awal Juli 20026
Selain memastikan ketersediaan stok, Komisi XI DPR RI juga menyoroti pengawasan distribusi BBM dan LPG bersubsidi agar penyalurannya tetap tepat sasaran.
Dalam kunjungan tersebut, DPR membahas berbagai potensi penyimpangan distribusi subsidi energi yang hingga kini masih ditemukan di sejumlah daerah.
Menurut Didik, pengawasan distribusi menjadi hal penting karena subsidi BBM dan LPG menggunakan anggaran negara yang diperuntukkan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.