Karena itu, tata kelola distribusi harus dilakukan secara transparan dan akuntabel.
“Tadi juga kita sempat bahas itu, sehingga apa yang menjadi tujuan kita tentang pengamanan barang-barang BBM dan gas yang bersubsidi, ini akan menjadi tepat sasaran dan tata kelolanya itu baik dan benar,” lanjutnya.
Baca Juga:
Kasus Penyalahgunaan BBM-LPG, Kapolri Klaim Selamatkan Uang Negara Rp756 Miliar
Berdasarkan pemaparan jajaran Pertamina Patra Niaga, distribusi energi menjelang Iduladha dipastikan berjalan lancar karena kesiapan stok dan sistem distribusi telah dipersiapkan sejak dini.
Kondisi ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pasokan energi di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat saat hari besar keagamaan.
“Menurut keterangan dari kawan-kawan dari Patra Niaga tadi bahwa kesiapan dalam rangka menghadapi Iduladha itu semuanya stok dalam kategori aman dan dipastikan lagi bahwa kebutuhan-kebutuhan untuk menghadapi Iduladha nanti nggak ada masalah, terutama di Jawa Tengah,” katanya.
Baca Juga:
Prabowo Dijadwalkan Resmikan Peluncuran BBM Biodiesel 50% B50 Awal Juli 20026
Didik menjelaskan, setiap wilayah distribusi Pertamina memiliki roadmap distribusi tersendiri yang mengatur penyaluran BBM dari terminal penyimpanan menuju SPBU di berbagai daerah.
Meski demikian, ia mengingatkan masih ada potensi penyalahgunaan BBM bersubsidi apabila terdapat kerja sama antara oknum SPBU dengan pihak tertentu.
“Yang menjadi persoalan itu ketika pom bensin ini bekerja sama dengan oknum sehingga ada penyelewengan terhadap bahan bakar bersubsidi,” jelasnya.