“Moga-moga dengan dua tahap ini nanti bisa terurai sehingga arus balik di tanggal 24 bisa kita kelola dengan baik,” katanya.
Selain itu, Korlantas Polri memastikan seluruh satuan tugas yang terlibat dalam Operasi Ketupat 2026 tetap siaga dan bekerja secara optimal dalam mengawal arus balik.
Baca Juga:
Arus Balik Melandai, Korlantas Akhiri Sistem One Way dari Kalikangkung hingga Cikampek
Satuan tugas tersebut meliputi satgas preventif, penegakan hukum, hingga satgas bantuan yang disiagakan di berbagai titik strategis untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan masyarakat.
Keberadaan petugas di lapangan juga diharapkan mampu memberikan pelayanan maksimal, mulai dari pengaturan lalu lintas hingga bantuan darurat bagi pemudik yang mengalami kendala selama perjalanan.
Agus turut menekankan pentingnya dedikasi dan kesiapan petugas agar masyarakat dapat merasakan perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar saat arus balik Lebaran
Baca Juga:
Genjot Infrastruktur Pendidikan, Sekolah Rakyat Tahap II Ditargetkan Tampung 112 Ribu Siswa
Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan, juga mengimbau masyarakat agar bijak dalam menentukan waktu kepulangan dengan memanfaatkan kebijakan WFA yang masih berlaku.
“Bisa kembali di tanggal 25, 26, 27 sampai dengan 29 sehingga arus puncak ini bisa tersebar di setiap hari,” ujarnya.
Dengan adanya koordinasi antara Korlantas Polri dan Kementerian Perhubungan, diharapkan arus balik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih terkendali serta meminimalisasi risiko kemacetan parah di berbagai jalur utama.