Karena itu, kata dia, Telkomsel harus mengambil peran lebih besar sebagai motor pemerataan akses digital nasional dengan standar pelayanan yang lebih unggul dari operator lain.
“BUMN dan perusahaan yang terhubung dengan kepentingan nasional harus hadir dengan standar moral pelayanan yang lebih tinggi, karena masyarakat menaruh harapan besar kepada negara dalam urusan akses digital,” ujar Tohom.
Baca Juga:
Soal Kuota Internet Hangus, 8 Hakim MK Cecar Operator Seluler
Ia menilai Telkomsel perlu terus memperluas investasi jaringan, memperbaiki kualitas layanan, menjaga keterjangkauan harga, dan meningkatkan edukasi publik agar kebijakan kuota serta masa aktif tidak dipersepsikan sebagai beban pelanggan.
MARTABAT Prabowo-Gibran berharap Telkomsel menjadikan polemik kuota internet sebagai momentum memperkuat kepercayaan publik melalui layanan yang semakin transparan, adil, berkualitas, dan benar-benar berpihak kepada kepentingan konsumen.
[Redaktur: Sobar Bahtiar]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.