Pasokan tersebut diprioritaskan untuk fasilitas vital seperti rumah sakit, PDAM, dan perkantoran pelayanan publik agar fungsi sosial tetap berjalan.
Sementara itu, pemulihan listrik pelanggan rumah tangga dilakukan seiring perbaikan jalur transmisi utama Saluran Udara Tegangan Tinggi 150 kilovolt Pangkalan Brandan–Langsa.
Baca Juga:
Dari Mandalika untuk Dunia, ALPERKLINAS: PLN Perkuat Posisi Indonesia di Kancah Global
“Pekerjaan ini kami lakukan siang dan malam di tengah cuaca yang masih tidak menentu,” ujar Gregorius.
Ia menyampaikan penyambungan kabel tegangan tinggi pada Tower Emergency ruas Pangkalan Brandan–Langsa telah rampung dan kini memasuki tahap pengecekan akhir.
Tahapan selanjutnya setelah sistem interkoneksi pulih adalah penyalaan PLTU Nagan Raya Unit 2, 3, dan 4 untuk menambah pasokan daya ke seluruh Aceh.
Baca Juga:
PLN Luncurkan GIGA ONE untuk PLTS 1,2 GW, ALPERKLINAS: Lompatan Strategis Energi Bersih
“Setelah itu listrik akan dialirkan ke gardu induk, penyulang, dan gardu distribusi secara bertahap,” kata Gregorius.
PLN memastikan seluruh proses dilakukan dengan standar keselamatan tinggi agar listrik yang kembali menyala stabil dan aman bagi masyarakat.
“Pemulihan ini kami lakukan secara bertahap dan hati-hati untuk memastikan keandalan sistem,” ucapnya.