Menurut Purbaya, situasi tersebut berpotensi membentuk persepsi bahwa ekonomi Indonesia tidak stabil di mata investor global.
Ia menegaskan kondisi fundamental ekonomi nasional sejatinya masih kuat dan stabil.
Baca Juga:
Dari Sell Indonesia ke Sell Singapore, Ini Makna di Balik Istilah yang Bikin Warganet Panas
“Dianggapnya ekonominya tidak stabil,” kata Purbaya.
Ia menambahkan pemerintah, khususnya Kementerian Keuangan, tengah melakukan pembenahan menyeluruh di sisi fiskal melalui reformasi bea cukai dan perpajakan.
“Padahal kan saya perbaiki ekonomi dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.
Baca Juga:
IHSG Terkapar, Investor Asing Lepas Saham Rp23 Triliun
Purbaya berharap keputusan Iman Rachman untuk mundur justru menjadi sentimen positif yang memulihkan kepercayaan investor terhadap Indonesia.
“Artinya investor di pasar modal maupun di real sector lihat bahwa kita meng-handle masalah dengan cepat dan sungguh-sungguh,” katanya.
Ia optimistis langkah tersebut akan mendorong keyakinan investor untuk kembali menanamkan modal di pasar keuangan dan sektor riil.