“Totalnya (seluruh wilayah Sumatra) hampir Rp900 miliar. Alhamdulillah sudah dieksekusi dan direalisasikan oleh Bapak Mensos atas perintah Bapak Presiden. Arahan Presiden agar segera diberikan secepat mungkin,” ujarnya.
Sementara itu, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul menegaskan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai unsur pemerintah hingga masyarakat di tingkat desa.
Baca Juga:
Hadiri Sumatera Investment Day, Bupati Karo Berharap Dapat Dikoneksikan Dengan Investor
Ia menekankan bahwa proses penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan data yang telah diverifikasi secara berjenjang.
Menurutnya, proses pendataan penerima bantuan melibatkan kepala desa, RT dan RW, aparat TNI-Polri, tokoh masyarakat, kejaksaan, serta kepolisian setempat.
Data tersebut kemudian diteruskan ke pemerintah provinsi hingga kepada Menteri Dalam Negeri selaku Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR).
Baca Juga:
GM For A Day 2026 Sukses Digelar, 43 Anak Pimpin Operasional Hotel Selama Sehari
“Sampai ke Pak Mendagri, selaku Ketua Satgas yang mengkoordinasikan seluruh arahan dan instruksi Presiden. Setelah melihat data itu, Pak Mendagri kemudian menandatangani. Data yang ditandatangani itulah yang disebut dengan data terverifikasi dan valid,” jelas Gus Ipul.
Ia juga menambahkan bahwa sebelum ditetapkan sebagai data penerima bantuan yang sah, seluruh data tersebut terlebih dahulu diverifikasi oleh Badan Pusat Statistik serta instansi kependudukan.
Selain bantuan sosial bagi masyarakat terdampak, pemerintah juga tengah menyalurkan berbagai dukungan lain untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana.