Proses evakuasi warga terdampak banjir di wilayah Kabupaten Karawang, Senin (19/1/2026). [Foto: BPBD Kab. Karawang].
BPBD mencatat sebanyak 4.304 kepala keluarga atau 13.841 jiwa terdampak banjir. Dari jumlah tersebut, kelompok rentan yang terdampak meliputi 374 balita, 86 bayi, dan 77 lansia.
Baca Juga:
BNPB Tinjau Pengungsian dan Distribusi Bantuan Banjir di Pulo Gadung
Petugas gabungan di lapangan telah melakukan berbagai upaya penanganan darurat, mulai dari asesmen kondisi wilayah, evakuasi warga yang terjebak banjir, hingga pendistribusian bantuan logistik bagi masyarakat terdampak.
Sebanyak 2.413 jiwa terpaksa mengungsi ke sejumlah lokasi pengungsian.
Rinciannya, 2.044 jiwa mengungsi di Kantor Kelurahan Tanjung Pura, Kecamatan Karawang Barat, 250 jiwa mengungsi di Desa Jarang Kugar, Kecamatan Telukjambe Barat, dan 119 jiwa lainnya mengungsi di Desa Purwadana, Kecamatan Telukjambe Timur.
Baca Juga:
Jumlah Pengungsi Menurun, BNPB Percepat Pemulihan Pasca Bencana di Tiga Provinsi
Hingga Senin (19/1/2026), banjir masih menggenangi sejumlah wilayah dengan Tinggi Muka Air (TMA) bervariasi antara 10 hingga 200 sentimeter, bergantung pada kondisi topografi dan intensitas hujan di masing-masing wilayah.
Selain Karawang, hujan deras yang disertai angin kencang juga melanda Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (18/1/2026).
Kondisi cuaca ekstrem tersebut menyebabkan banjir di beberapa titik serta mengakibatkan pohon tumbang.