Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, sekitar 500 jiwa dilaporkan terisolasi akibat putusnya akses jembatan yang tidak dapat dilalui kendaraan.
Masyarakat di sekitar lokasi diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat masih terdapat potensi longsor susulan, mengingat kondisi tanah yang labil serta adanya retakan pada badan jembatan.
Baca Juga:
Hujan Lebat Picu Banjir di Jember, Karawang Masih Tergenang dan Karhutla Terjadi di Kalteng
Pendistribusian bantuan logistik kepada warga terdampak banjir di beberapa titik lokasi wilayah Kota Bekasi, Senin (19/1/2026). [Foto: BPBD Kota Bekasi].
Sementara itu, hujan deras juga melanda Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, pada hari yang sama.
Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan Sungai Jeratus Soluna meluap dan menggenangi permukiman warga di Desa Sekuro, Kecamatan Mlonggo, serta Desa Sowan, Desa Bondo, dan Desa Batukali di Kecamatan Kedung.
Baca Juga:
Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah di Tapin, Banjir di Malang Mulai Surut
Akibat kejadian tersebut, sebanyak 582 kepala keluarga atau 1.177 jiwa dilaporkan terdampak banjir.
Hingga saat ini, belum terdapat laporan warga yang mengungsi. BPBD Kabupaten Jepara telah mendirikan dapur umum guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir.
Menghadapi puncak musim hujan, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan serta kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.