Lebih lanjut, Seskab menegaskan bahwa lokasi rumah subsidi dirancang berada di kawasan strategis agar memudahkan mobilitas dan aktivitas masyarakat.
Pemerintah memastikan hunian tersebut memiliki akses yang memadai terhadap berbagai fasilitas publik penunjang kehidupan sehari-hari.
Baca Juga:
Perumahan Rakyat Jadi Prioritas, DPR Desak Kementerian PKP Tingkatkan Pengawasan dan Pembiayaan MBR
“Lokasi hunian tersebut sangat dekat dengan perkotaan. Dan akses fasilitas umum baik sekolah, rumah sakit, perkantoran dan pabrik serta jalan besar,” ujarnya.
Selain membahas pembangunan rumah tapak subsidi, Teddy juga mengungkapkan bahwa Menteri PKP turut melaporkan progres program perumahan subsidi lainnya.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah kesiapan pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di wilayah Cikarang, Jawa Barat.
Baca Juga:
Program BSPS Jawa Tengah Resmi Dimulai, Pemerintah Targetkan 30 Ribu Rumah Layak Huni
“Telah dilaksanakannya land clearing lahan seluas 30 hektare untuk rumah susun bersubsidi di Cikarang, Kabupaten Bekasi,” imbuh Seskab.
Pemerintah berharap, melalui percepatan pembangunan perumahan subsidi ini, kebutuhan hunian layak bagi masyarakat dapat terpenuhi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja secara berkelanjutan.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.