Berdasarkan data internal, terdapat kekurangan puluhan unit rumah yang harus segera diatasi guna menunjang kesejahteraan prajurit dan keluarganya.
“Di Solo masih ada kekurangan sekitar 67 rumah. Karena itu kami didukung untuk membangun satu tower delapan lantai agar kebutuhan prajurit bisa terpenuhi,” kata Letjen TNI Djon Afriandi.
Baca Juga:
Pemerintah Dorong Pengembangan Panas Bumi di TRHS Tanpa Abaikan Kelestarian Lingkungan
Pembangunan rumah susun Kopassus tersebut direncanakan menggunakan pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pada tahap awal, pemerintah telah menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp13 miliar yang akan digunakan untuk pembangunan tiga lantai pertama.
Selanjutnya, proyek ini akan dilanjutkan melalui skema kontrak tahun jamak atau multi years contract (MYC) setelah dilakukan perhitungan kebutuhan secara menyeluruh dan matang.
Baca Juga:
Esti Wijayanti Ingatkan Negara: Tak Boleh Ada Anak Indonesia Putus Sekolah
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.