GAPEMBI juga menyatakan siap menjadi pelaku dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang memiliki standar tinggi.
Pada poin berikutnya, GAPEMBI menegaskan komitmen penuh untuk mendukung efisiensi anggaran dalam pelaksanaan program MBG.
Baca Juga:
Skandal MBG: Kejagung Tetapkan Ketua Yayasan Food Security Jadi Tersangka Baru
"Empat, desakan pengkajian ulang kebijakan moratorium dan dampak sistemik, baik kepada mitra, relawan, UMKM, dan stakeholder yang lain," ujar Alven.
Selain itu, GAPEMBI menuntut adanya jaminan jangka panjang bagi mitra dan yayasan yang terlibat dalam program MBG.
Organisasi tersebut juga mendorong penguatan kelembagaan dan sumber daya manusia yang sesuai dengan kapasitas serta kompetensi masing-masing pihak.
Baca Juga:
Sony Sonjaya Bongkar Dugaan CCTV Fiktif MBG Rp300 Miliar, Kejagung Diminta Usut Siapa Dalangnya
Pada poin terakhir, GAPEMBI meminta adanya kolaborasi yang lebih positif antara BGN dan mitra SPPG dalam setiap pengambilan keputusan.
GAPEMBI menilai sejumlah keputusan yang diambil BGN selama ini kerap dilakukan melalui pola intervensi tanpa meminta pertimbangan dari pihak terkait maupun mitra pelaksana.
"Dan menegaskan komitmen tegak lurus untuk mengawal keberlanjutan program super prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto," ujar Alven.