“Tiga titik di Papua ini harus menjadi prioritas Kampung Nelayan Merah Putih karena potensi ikannya sangat besar dan bisa menjadi motor kebangkitan industri perikanan di kawasan timur Indonesia,” tambahnya.
Robert menjelaskan, tiga wilayah tersebut merupakan gugusan pulau terluar di utara Papua yang secara geografis justru lebih dekat dengan negara tetangga dibanding pusat pemerintahan di Papua.
Baca Juga:
DPR Puji dan Apresiasi Cara Kerja Mentan Amran Sulaiman
Karena itu, kehadiran kampung nelayan dinilai penting sebagai simbol kehadiran negara sekaligus penguatan ekonomi masyarakat pesisir.
“Kenapa penting mendirikan Kampung Nelayan Merah Putih di tiga kabupaten itu karena lokasi-lokasi tersebut merupakan pulau-pulau terluar di Tanah Papua bagian utara. Misalnya Pulau Mapia itu ke Palau cuma sekitar 68 mil, sementara ke Biak lebih jauh mencapai 180 mil. Jadi mestinya kampung nelayan merah putih dibuat di situ supaya Merah Putih berkibar di situ,” tegasnya.
Ia menambahkan, kawasan-kawasan tersebut menyimpan potensi hasil laut yang sangat besar, mulai dari tuna, cakalang, kerapu, rumput laut hingga teripang.
Baca Juga:
Bahas Soal Mudik Lebaran, Komisi IV DPR RI Soroti Ketahanan Energi
Sebagian besar masyarakat setempat juga menggantungkan mata pencaharian dari sektor kelautan dan perikanan, sehingga pembangunan KNMP diyakini akan memberikan dampak ekonomi yang luas bagi warga pesisir Papua.
Selain meningkatkan kesejahteraan nelayan, Robert menilai pembangunan KNMP di wilayah-wilayah tersebut juga penting untuk memperkuat pertahanan wilayah terluar berbasis masyarakat.
Nelayan lokal diharapkan dapat menjadi bagian dari pengawasan laut dan menjaga sumber daya kelautan dari aktivitas ilegal.