WAHANANEWS.CO, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto bergerak cepat menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah Kalimantan dengan memerintahkan lima langkah taktis, mulai dari pengerahan 1.500 personel TNI hingga penambahan helikopter water bombing.
Langkah penanganan tersebut dipimpin langsung oleh Prabowo setelah tiba di Pangkalan TNI AU Supadio, Kalimantan Barat, Sabtu (22/8/2026).
Baca Juga:
Destry Damayanti Berpeluang Pimpin BI, Penghasilannya Bisa Tembus Miliaran Rupiah Setahun
Presiden menekankan penanganan karhutla harus dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan langsung menyasar kondisi yang terjadi di lapangan.
Arahan tersebut disampaikan Sekretariat Kabinet melalui unggahan di Instagram pada Sabtu (22/8/2026).
"Presiden juga menekankan agar Pemerintah Daerah tegas dalam menerapkan aturan di wilayahnya, sekaligus memperkuat langkah-langkah pencegahan agar kebakaran hutan dan lahan tidak terus berulang," demikian pernyataan Sekretariat Kabinet.
Baca Juga:
Prabowo Targetkan Maksimal 300 BUMN, MARTABAT Prabowo-Gibran: Akhiri Beban, Perbesar Manfaat untuk Rakyat
Pemerintah pusat bersama sejumlah instansi terkait kemudian menjalankan lima langkah taktis untuk memastikan operasi penanggulangan karhutla berlangsung efektif.
1. Kerahkan 1.500 Personel TNI Tambahan
Pemerintah memperkuat pasukan pemadam di lapangan dengan mendatangkan tiga batalyon TNI atau sekitar 1.500 personel tambahan dari luar Pulau Kalimantan.