WahanaNews.co | Demo tolak pemekaran Papua berakhir bentrok dengan aparat kepolisian, diketahui lima orang massa aksi terluka, kejadiannya di Jalan Veteran III di dekat kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, kemarin.
"Ada yang terluka sampai merah, itu kawan laki-laki. Ada yang bajunya sampai robek. Ada sekitar lima orang (terluka) ada cewek yang dipukul sampai pingsan," kata salah seorang massa aksi, Nico.
Baca Juga:
(DPP- PAM- TABAGSEL). Demo di Kejari dan Inspektorat Paluta Terkait Dana Desa Aek Rao TN.
Massa aksi yang ditangkap aparat kini ditempatkan di Lapangan Stadion Presisi Polda Metro Jaya. Di sana, polisi masih melakukan pendataan terhadap mereka.
Nico mengklaim, ada sekitar 104 massa yang ikut aksi dan semuanya dibawa ke Polda.
"Sekitar 104 orang yang ikut. Dari mahasiswa semua," katanya.
Baca Juga:
Prabowo Restui Tim Reformasi Kepolisian Usai Bertemu Tokoh GNB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengklaim tidak ada aksi pemukulan yang dilakukan aparat.
"Polisi tidak ada melakukan pemukulan terhadap pedemo," kata Zulpan.
Sementara itu, dari pantauan media di lapangan, kericuhan antara massa dan aparat dua kali terjadi, pertama, saat massa menerobos barikade petugas karena hendak menuju Kantor Kemendagri.