WAHANANEWS.CO, Jakarta - Sebuah proyek ambisius penulisan ulang sejarah nasional resmi diluncurkan, dan hasilnya benar-benar di luar perkiraan karena ketebalannya menembus hampir delapan ribu halaman dalam sebelas jilid.
Kementerian Kebudayaan merilis buku berjudul "Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global" pada Minggu (14/12/2025) -- sebuah karya kolosal yang mencapai 7.958 halaman dan melibatkan ratusan akademisi dari berbagai penjuru Tanah Air.
Baca Juga:
Setyo Budiyanto Tegaskan KPK Tak Mau Terjebak Wacana Revisi UU
Sebanyak 123 penulis dari 34 perguruan tinggi serta lembaga non-perguruan tinggi terlibat dalam proyek besar ini yang digarap secara kolaboratif dengan pengawasan ketat para ahli sejarah terkemuka.
Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Singgih Tri Sulistiyono, M.Hum., menjadi salah satu editor umum dalam penulisan ulang sejarah Indonesia tersebut.
"Hasilnya di luar dugaan, yang rencananya itu hanya 5.000 halaman, ini melonjak menjadi 7.958 halaman. Ini begitu semangatnya ya," ucap Singgih.
Baca Juga:
Sidang Etik Digelar, AKBP Didik Hadapi Proses Internal Polri
Awalnya, tim perumus memang menargetkan penulisan sekitar 5.000 halaman, namun antusiasme dan kedalaman kajian dari para penulis membuat total halaman membengkak jauh melampaui rencana awal.
Buku ini terbagi dalam sepuluh jilid utama serta satu jilid terakhir yang berisi faktaneka dan daftar pustaka sebagai pelengkap dokumentasi akademik.
Jumlah editor umum yang terlibat dalam proyek ini ada tiga orang yang seluruhnya merupakan guru besar dan pakar sejarah dari berbagai institusi ternama.